Hebat, Volume Transaksi Tembus 5 Juta Lot

 

Surabaya – Meski masih ditetapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM yang diperpanjang hingga 23 Agustus, Namun, volume transaksi Jakarta Futures Exchange (JFX), tembus 5 Juta Lot.

Hal ini bukti bahwa manfaat dari literasi, edukasi, dan sosialisasi yang dilakukan JFX masih dibutuhkan, ketika minat masyarakat untuk melakukan investasi di tengah masa pandemi justru meningkat.

Pencapaian Volume transaksi di JFX ini merupakan hadiah terindah dalam rangka hari kemerdekaan ke-76 RI dan ulang tahun yang ke-22 tahun bagi JFX. ‘’Ini, tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta sinergitas antara JFX dan KBI juga berperan aktif dalam melakukan edukasi serta sosialisasi ke stakeholdersinvestor dan para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi,’’ kata Dirut JFX, Stephanus Paulus Lumintang, di Jakarta Jumat (20/8).

Sehingga, kata dia, pencapaian ini dapat terwujud melalui volume transaksi pada tahun 2021. Senada dengan slogan yang diangkat oleh pemerintah, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. Total transaksi multilateral dan bilateral hingga Agustus (19/8) 5.164.576,55 lot.

Untuk volume transaksi total multilateral 972.369 Lot, didominasi oleh komoditi kopi dan emas yang memiliki volume transaksi tertinggi. Dengan komoditi kopi menorehkan total volume transaksi hingga 19 Agustus  sebanyak 412.318 Lot. Sedangkan untuk emas 375.316 Lot.

Total transaksi bilateral sebesar 4.192.207,55 Lot,  didominasi oleh emas, yaitu kontrak Loco London yang mencatat transaksi sebesar 3.494.120,80 Lot. Pencapaian ini juga turut dipengaruhi karena adanya volatilitas harga komoditas di pasar global, khususnya gejolak harga emas yang masih mendominasi pencapaian JFX hingga saat ini.

Merayakan momen spesial ini, JFX mengadakan kegiatan online (Zoom Meeting) untuk seluruh member dan offline untuk perwakilan member, stakeholder dan rekanan JFX. Tentunya, kegiatan berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat, sesuai anjuran dari pemerintah.

Dengan total peserta yang hadir via online sebanyak 100 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berperan aktif  dalam perkembangan volume transaksi.

Raih 2 Penghargaan dari JFX, PT Rifan Financindo Berjangka Tetap Terdepan

 

Surabaya – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus tepat di hari Ulang Tahun PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) ke-22. Penghargaan pertama adalah juara pertama perusahaan pialang dengan volume transaksi bilateral tertinggi di tahun 2020 dan penghargaan kedua, juara ketiga untuk Perusahaan pialang berjangka dengan volume transaksi multilateral (komoditi) tertinggi tahun 2020 di Bursa Berjangka Jakarta.

Penghargaan ini diberikan oleh JFX sebagai apresiasi atas kinerja terbaik ara anggota perusahaan pialang berjangka yang saat ini berjumlah 64 perusahaan. JFX juga memberikan apresiasi penghargaan kepada para pedagang yang menjadi anggotanya.

Di urutan pertama ada PT Royal Assetindo yang menjadi mitra pedagang PT Rifan Financindo Berjangka. Disusul posisi kedua dan ketiga yaitu PT Surya Anugrah Mulya dan PT Sentra Arta Maxima.

Direktur Kepatuhan PT Rifan Financindo Berjangka, Muhamad Barkah yang menerima langsung penghargaan mengatakan ini adalah hadiah yang patut disyukuri oleh RFB di tengah momen hari kemerdekaan. Hampir setiap tahun RFB langganan menerima penghargaan sebagai perusahan pialang nomor satu untuk volume transaksi bilateral dari JFX.

“Raihan ini tentu keberhasilan kita semua. Terimakasih kepada tim RFB, para nasabah, media yang membantu edukasi masyarakat tentang pialang Berjangka, dan seluruh stakeholder terkait,” tegas Barka.

Di ulang tahun JFX ke-22 seraya perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 berlangsung di kantor Jakarta Futures Exchange, Kamis (19/8/2021). Para peserta hadir melalui luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Kegiatan berlangsung lancar dengan penerapan protokol kesehatan bagi hadirin yang mengikuti luring.

“Kami memohon maaf tidak semuanya bisa diundang secara fisik ke JFX. Inilah sebuah kerinduan, semoga tahun depan kita sudah bisa bertemu kembali dan bercanda tawa,” jelas Direktur Utama JFX, Paulus Lumintang.

Lebih lanjut, Paulus pun mengucapkan terimakasih kepada tim JFX, para anggota perusahaan pialang berjangka, pedagang, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) atas kerja samanya selama ini. Alhasil, kata Paulus, JFX masih terus memberikan sumbangsih kepada negara dalam perekonomian perdagangan berjangka.

Di sisi lain, Plt Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Sahudi sangat mengapresiasi kinerja para industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Menurutnya, di tengah banyaknya perdagangan instrumen keuangan yang terpuruk akibat pandemi, PBK dapat mencatat berbagai prestasi.

“Dalam suasana pandemi sekarang, perdagangan berjangka komoditi hadir untuk memberikan solusi alternatif sebagai sarana pengelolaan risiko. Begitu pula sebagai alternatif investasi melalui kontrak derivatif yang diperdagangan secara multilateral di bursa berjangka. Peningkatan kinerja juga terlihat dari peluncuran produk-produk baru, seperti perdagangan aset kripto, dan peluncuran kontrak berjangka lainnya,” kata Sahudi saat memberikan sambutan yang mewakili kepala Bappebti.

Pada tahun 2020, Sahudi lanjut menerangkan, volume transaksi PBK mencapai 13,2 juta lot, naik sekitar 18,82% dibanding tahun lalu. Adapun total volume JFX sebesar 9,4 jt lot dengan nilai transkasi 13.871 triliun, serta volume transaksi naik sekitar 18,72% dari tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan kinerja PBK tentu tidak akan tercapai tanpa kerja sama berbagai pihak. Baik dari PT Bursa Berjangka Jakarta, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), anggota pialang, dan pedagang berjangka. Hal inilah yang kita harapkan, sehingga memacu semangat saling memberikan dukungan demi kemajuan industri perdagangan berjangka komoditi,” terang Sahudi yang hadir secara virtual.

Dalam memeriahkan HUT ke-22, JFX juga menyuguhkan serangkaian kegiatan seperti pemotongan tumpeng, dan undian e-money kepada para anggota JFX yang beruntung. Acara berlangsung sekitar dua jam dan berakhir hingga siang hari.

Selama Dihantui Pandemi, Perusahaan Pialang Ini Justru Moncer, Ternyata Gegara Ini…

Perusahaan pialang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) mencatat data dari di PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) selama bulan Maret 2021 sebanyak 111.037,00 Lot dengan rata rata 4.827,70 Lot.

Kepala Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka, Leonardo mengatakan, sejak bulan Februari 2020 RFB tetap berada pada peringkat teratas dan terus memuncaki kedudukan sebagai Pialang Berjangka Teraktif di Indonesia.

Walupun pandemi- Covid-19 terus melanda Leonardo menyebutkan, bahwa tidak ada penurunan transaksi. Bahw akan tingkat dan jumlah transaksi dari RFB terus meningkat dibulan-bulan seterusnya sejak tahun 2020 hingga saat di Maret 2021.

Menurut Leonardo, pencapaian tersebut, tentu menjadi bukti awal dari tujuan dan harapan yang diinginkan perusahaan pialang RFB cabang Surabaya yang bertanggung jawab untuk membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang. Untuk itu sebut Leonardo, pihaknya terus menjaga kualitas transaksi dengan cara mencetak konsultan yang profesional, yang telah diarahkan dengan materi-materi mumpuni dari mentor mereka masing-masing.

“Perusahaan mempunyai manager sekaligus sebagai mentor untuk para konsultan baru yang mempunyai keinginan untuk belajar dan sukses yang tentang dunia investasi. RFB pun juga makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah dikarenakan meningkatnya jumlah minat masyarakat tentang dunia investasi,” klaim Leonardo di Surabaya, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Lebih lanjut Leonardo menjelaskan, bahwa tren pencapian selama tiga tahun selama ini. Pihaknya, terus mengamankan posisinya sebagai pialang berjangka teraktif di Indonesia. Pencapaian tersebut berlanjut, Rifan Financindo Berjangka kembali menempati posisi pertama sebagai perusahaan pialang teraktif selama kuartal 1 (satu) di 2021.

Hal ini lanjutnya, menambah deretan prestasi serta tren positif yang dicapai oleh RFB. Dan pencapaian ini berhasil didapatkan oleh RFB setelah melakukan transaksi terbanyak pada produk multilateral.

“Perusahaan mempunyai manager sekaligus sebagai mentor untuk para konsultan baru yang mempunyai keinginan untuk belajar dan sukses yang tentang dunia investasi. RFB pun juga makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah dikarenakan meningkatnya jumlah minat masyarakat tentang dunia investasi,” jelas Leonardo.

RFB berharap supaya masyarakat di Indonesia semakin melek terhadap dunia investasi, karena peluang dan kebermanfaatannya yang tinggi. Dengan semakin meleknya masyarakat tentang dunia investasi, maka tidak akan nada yang memandang bahwa investasi itu merugikan dan menjadi suatu usaha yang sia-sia.

Tiga tahun berturut-turut, RFB raih predikat pialang teraktif di RI

SURABAYA – Rifan Financindo Berjangka (RFB) tetap kokoh menempati posisi pertama sebagai pialang berjangka teraktif selama tuga tahun berturut-turut atau sejak awal tahun 2018 hingga Maret 2021. Jumlah transaksi yang telah dicapai oleh RFB dan tercatat di PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) selama bulan Maret 2021 sebanyak 111.037,00 Lot dengan rata rata 4.827,70 Lot.

Kepala Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka, Leonardo mengatakan, meski ada pandemi Covid-19, sejak Februari 2020 RFB tetap berada pada peringkat teratas dan terus memuncaki kedudukan sebagai Pialang Berjangka Teraktif di Indonesia. Tidak ada penurunan transaksi meskipun pandemi terus menyebar. Tingkat dan jumlah transaksi dari RFB terus meningkat dibulan-bulan seterusnya sejak tahun 2020 hingga saat ini di Maret 2021.

“Dengan mengusung semangat kerja WHELOCK (Work Hard-Play Hard, Hard Training, Eagerness, Loyalty, Openess, Clarity, & Kinship) mendorong setiap broker menjadi broker yang terpercaya dan memiliki jiwa pelayanan terbaik terhadap nasabah. Menjaga tren positif untuk terus menjadi yang pertama adalah tugas bersama dari setiap elemen yang ada di dalam perusahaan,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Leonardo yakin, bahwa PT Rifan Financindo Berjangka khususnya Cabang Surabaya akan bisa jadi yang terbaik. Keyakinan itu didukung dengan SDM yang dimiliki Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka.

Setelah melewati 3 tahun sejak 2018, Rifan Financindo Berjangka terus mengamankan posisinya sebagai pialang berjangka teraktif di Indonesia. Pencapaian tersebut berlanjut, Rifan Financindo Berjangka kembali menempati posisi pertama sebagai perusahaan pialang teraktif selama kuartal I/2021.

Hal ini menambah deretan prestasi serta tren positif yang dicapai oleh RFB. Dan pencapaian ini berhasil didapatkan oleh RFB setelah melakukan transaksi terbanyak pada produk multilateral.

Pencapaian ini, tentu menjadi bukti awal dari tujuan dan harapan yang diinginkan oleh Leonardo selaku CBO RFB Surabaya yang bertanggung jawab untuk membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang, yakni terus menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan. RFB terus menjaga kualitas transaksi dengan cara mencetak konsultan yang profesional, yang telah diarahkan dengan materi-materi mumpuni dari mentor mereka masing-masing.

“Perusahaan mempunyai manager sekaligus sebagai mentor untuk para konsultan baru yang mempunyai keinginan untuk belajar dan sukses yang tentang dunia investasi. RFB pun juga makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah dikarenakan meningkatnya jumlah minat masyarakat tentang dunia investasi,” papar Leonardo.

RFB berharap supaya masyarakat di Indonesia semakin melek terhadap dunia investasi, karena peluang dan kebermanfaatannya yang tinggi. Dengan semakin meleknya masyarakat tentang dunia investasi, maka tidak akan nada yang memandang bahwa investasi itu merugikan dan menjadi suatu usaha yang sia-sia.

Sumber :
https://kabarbisnis.com/read/28106493/tiga-tahun-berturut-turut-rfb-raih-predikat-pialang-teraktif-di-ri

Rifan Berjangka Surabaya Beri Santunan ke Panti Asuhan

SURABAYA – Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini. Selama pandemi Covid-19, seluruh masyarakat mengalami kesulitan dalam kehidupan sehari-hari baik secara ekonomi maupun finansial. Kondisi ini juga berimbas langsung terhadap lembaga sosial seperti panti asuhan.

Hal inilah yang mendorong Rifan Financindo Berjangka (RFB) untuk berbagi kebahagiaan dengan memberikan bantuan berupa santunan untuk panti asuhan. Rifan Financindo Berjangka Kantor Cabang Surabaya memberikan santunan ke Panti Asuhan Al Mu’Min di daerah Wisma Lidah Kulon pada 4 April 2021 lalu. Santunan berupa perlengkapan sekolah dan sembako. Santunan dibagikan langsung oleh Kepala Cabang RFB Surabaya Leonardo beserta istri, kepada Kepala Panti Asuhan Al Mu’Min. Santunan yang diberikan berupa sembako 20 karung beras dan makanan instan untuk operasional panti asuhan.

Dijelaskan Leonardo, menyambut Ramadan dan Lebaran mendatang pihaknya ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan. “Kami memberikan santunan berupa perlengkapan sekolah dan sembako yang memang dibutuhkan terlebih di masa pandemi. Mudah-mudahan ini bisa meringankan pengelola panti dan anak-anak panti tetap merasakan kebahagiaan di tengah situasi pandemi saat ini,”ungkap Leonardo dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (5/5/2021).

Setelah bantuan disalurkan, doa bersama dilaksanakan RFB bersama-sama dengan para pengurus juga anak-anak panti asuhan, dan dipimpin langsung oleh kepala panti asuhan Al Mu’Min. “Hal ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi teman-teman di luar sana yang saat ini tengah berkecukupan dan ingin meringankan kesusahan sesama,”ujar Leonardo.

Leonardo menambahkan doa dan harapan besar ditaruh kepada anak-anak ini supaya kelak menjadi seseorang yang mampu mencapai kesuksesan mereka masing masing. “Memberi santunan juga sekaligus mengajarkan kepada anak-anak panti bahwa meski dalam kondisi yang serba sulit seperti pandemi, berbagi kebahagiaan jangan sampai ditinggalkan. Karena dengan berbagi kebahagiaan kepada orang lain, hati kita juga merasakan kebahagiaan tersebut. Dan kebahagiaan bisa meningkatkan imunitas kita untuk menangkal Covid-19,”pungkasnya.

Sumber :

Rifan Berjangka Surabaya Beri Santunan ke Panti Asuhan

Sabet Peringkat 1 Kembali di Bulan Februari

 

SurabayaPT.Rifan Financindo Berjangka kembali menempati posisi pertama sebagai perusahaan pialang teraktif pada bulan Februari 2021. Hal ini menambah deretan tren positif dan prestasi bagus yang dicapai oleh RFB, bahwa sebelumnya juga mendapatkan posisi sebagai pialang teraktif berturut turut selama tahun 2020.

RFB terus menjaga kualitas transaksi dengan cara mencetak konsultan yang professional, yang telah diarahkan dengan materi materi mumpuni dari mentor mereka masing masing. Perusahaan mempunyai manager sekaligus sebagai mentor untuk para konsultan baru yang tidak terlalu professional maupun masih awam sekalipun tentang dunia investasi.

Pencapaian ini tentu menjadi bukti awal dari tujuan dan harapan yang diinginkan oleh CBO RFB Surabaya yaitu Leonardo yang bertanggungjawab untuk membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang untuk menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan.

RFB juga makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah.

Investasi akan semakin tumbuh pesat, hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah transaksi dan minat masyarakat tentang dunia investasi. Khususnya pada forex (Nilai Mata Uang).

Harapan RFB terhadap masyarakat di Indonesia hanyalah mengajak Indonesia menjadi lebih melek terhadap dunia investasi, sehingga tidak memandang bahwa investasi itu merugikan dan menjadi suatu usaha yang sia sia.

(A.A.P – 1 Maret 2021)

Sabet Peringkat 1 di Awal Tahun 2021

 

 

SurabayaPT.Rifan Financindo Berjangka kembali menempati posisi pertama sebagai perusahaan pialang teraktif pada bulan Januari 2021. Hal ini menambah deretan tren positif dan prestasi bagus yang dicapai oleh RFB, bahwa sebelumnya juga mendapatkan posisi sebagai pialang teraktif berturut turut selama tahun 2020.

Pencapaian ini berhasil didapatkan oleh RFB setelah melakukan transaksi sebanyak 109.061 transaksi, dengan rata rata sebesar 5.453,05 transaksi.

RFB terus menjaga kualitas transaksi dengan cara mencetak konsultan yang professional, yang telah diarahkan dengan materi materi mumpuni dari mentor mereka masing masing. Perusahaan mempunyai manager sekaligus sebagai mentor untuk para konsultan baru yang tidak terlalu professional maupun masih awam sekalipun tentang dunia investasi.

Pencapaian ini tentu menjadi bukti awal dari tujuan dan harapan yang diinginkan oleh CBO RFB Surabaya yaitu Leonardo yang bertanggungjawab untuk membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang untuk menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan.

RFB juga makin memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah.

Investasi akan semakin tumbuh pesat, hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah transaksi dan minat masyarakat tentang dunia investasi. Khususnya pada forex (Nilai Mata Uang).

Harapan RFB terhadap masyarakat di Indonesia hanyalah mengajak Indonesia menjadi lebih melek terhadap dunia investasi, sehingga tidak memandang bahwa investasi itu merugikan dan menjadi suatu usaha yang sia sia.

(A.A.P – 01 February 2021)

Peringkat 1 Lagi, Rifan Financindo Berjangka Raih Kategori Perusahaan Pialang Teraktif 2020

SURABAYA – Walaupun dikala pandemi Covid-19, Momentum tetap berpihak pada PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) untuk meraih prestasi terbaik di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX). Anggota bursa berjangka ini berhasil menyandang perusahaan pialang berjangka teraktif di BBJ, selama 2020.

Menurut Chief Business Officer (CBO) RFB Surabaya, Leonardo, hampir seluruh industri tidak bisa bergerak untuk mengembangkan usaha, dan bahkan terpaksa menutup usahanya selama 2020. “Tapi di industri perdagangan berjangka, kondisi ini justru menjadi momen berharga untuk meningkatkan volume transaksi perdagangan dan menambah jumlah nasabah baru,” ujarnya, Senin (25/1/2021).

Selama 2020, kata Leonardo, Rifan Financindo Berjangka mampu memberikan kontribusi terbaik di industri perdagangan berjangka. Per 31 Desember 2020, volume transaksi mencapai 1.650.527 lot atau naik dibanding periode yang sama pada 2019 yang hanya 1.548.502 lot.

Di era 2 ketika awal Rifan Financindo Berjangka beroperasi, volume transaksi hanya 402.943 lot, lalu perlahan terus meningkat hingga akhir tahun kemarin. Sedangkan jumlah nasabah, juga terus bertambah seiring dengan edukasi yang dilakukan secara masif baik oleh industri perdagangan berjangka, Bursa Berjangka Jakarta maupun internal PT Rifan Financindo Berjangka.

Hingga 31 Desember 2020, jumlah nasabah RFB sebanyak 4713 nasabah atau meningkat dibanding periode yang sama di tahun 2019, yang hanya 3987 nasabah. Sedangkan pada tahun pertama RFB beroperasi di 2012, jumlah nasabah sebanyak 1.634 orang.

Menghadapi 2021, Leonardo yang bertanggungjawab membawahi RFB Surabaya dan RFB Semarang, ini optimistis bisa menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan, melalui penguatan tim agar tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah. “Kami memperkuat tim RFB agar lebih solid lagi melalui Kick Off Meeting awal tahun 2021 beberapa waktu lalu di Yogyakarta,” ujarnya.

Pihaknya juga melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi untuk lebih meningkatkan kinerja Rifan Financindo Berjangka. Merekamisalnya memilih thema meeting ‘Transformasi Leadership and Service from Heart’ karena Rifan Financindo Berjangka merupakan perusahaan pialang terbesar dan selalu memberikan layanan dari hati, dan selalu memberikan layanan terbaik untuk nasabahnya.

Pada bagian lain, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Indonesia (BBJ)/Jakarta Futures Exchange (JFX), Stephanus Paulus Lumintang, mengapresiasi kontribusi RFB terhadap industri perdagangan berjangka Indonesia yang kontribusinya disebut telah pu mendukung JFX memecahkan rekor target selama 20 tahun ini. “Kami sampaikan terima kasih atas support Rifan ke JFX hingga saat ini. Dan Rifan Financindo Berjangka merupakan perusahaan pialang dengan kontribusi terbesar di industri perdagangan berjangka,” ujarnya.

Kontribusi Rifan Financindo Berjangka pada tahun 2020 kemarin, kata dia, mendekati 19 persen dari total jumlah pialang di JFX sebanyak 56 pialang. Tahun ini, JFX ditarget Bappebti bisa menembus hingga 77,7 persen. Pihaknya optimistis, RFB bisa memenuhi target tersebut, kalau melihat fakta sebagai perusahaan pialang terbesar.

Dengan melihat transformasi kepemimpinan maupun layanan dari hati yang dikembangkan RFB, Stephanus Paulus Lumintang yakin makin banyak nasabah yang ‘memarkirkan’ investasinya di Rifan Financindo Berjangka. “Nasabah merupakan sumber pekerjaan, sumber penghasilan kita yang harus dijaga dan dikembangkan bersama-sama. Selama mampu memberikan layanan dari hati ke hati, yakin nasabah akan mencari Rifan,” ujarnya.

Covid -19 Belum Berpengaruh pada Kondisi Eksisting Nasabah Bisnis Perdagangan Berjangka

Pimpinan Cabang PT Rifan Financial Berjangka (RFB) Surabaya Leonardo mengatakan selama Covid-19 masuk ke Indonesia tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka.

“Termasuk nasabah RFB Surabaya. Para nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi karena lebih banyak tinggal di rumah,” ungkap Leo ditemui di sela pembagian masker dan hand sanitizer, Selasa (31/3/2020).

Masalahnya, hanya pada pasar bisnis perdagangan berjangka agak gonjang-ganjing seperti Loco London.

“London di lockdown otomatis marketnya juga ke lock. Dan beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis,” ungkap Leo.

Dia menyebut range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, selama Covid-19, rangenya bisa 50 hingga 100 poin.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit, sebut Leo adalah, emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), range harga naiknya bisa 1.000 poin, imbas market yang sangat aktif. “Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu Covid-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG disuspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” jelas Leo.

Untuk penambahan nasabah baru selama Covid-19, Leo mengatakan, masih dalam hitungan cukup positif dan tidak terlalu berefek.

Pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru dimana 4-5 di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.

“Selama Covid-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” tandas Leo.

Bisnis perdagangan berjangka di Surabaya tak pengaruh COVID-19

Surabaya (ANTARA) – Pimpinan PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Surabaya, Leonardo menyebut selama COVID-19 masuk ke Indonesia tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka, termasuk nasabah RFB Surabaya, dan justru nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi, karena lebih banyak tinggal di rumah.

“Masalahnya hanya ada di gonjang-ganjing seperti di London. Di London di-lockdown otomatis pasarnya juga terkunci, sehingga beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis,” kata Leo panggilan akrab Leonardo di Surabaya, Rabu

Biasanya, range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, namun selama COVID-19, range-nya bisa 50 hingga 100 poin.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit adalah emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), jarak harga naiknya bisa 1000 poin, imbas pasar yang sangat aktif.

“Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu COVID-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG di-suspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” katanya, menjelaskan.

Terkait upaya penambahan nasabah baru,  Leo mengaku masih cukup positif dan tidak terlalu berefek, sebab pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru, di mana empat sampai lima di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.

“Selama COVID-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” katanya.

Sementara itu, dalam rangka aksi bersama melawan COVID-19, PT RFB cabang Surabaya membagikan 1.000 unit masker dan 500 botol hand sanitizer kepada para pengemudi transportasi online (ojek online), Polisi Lalu Lintas, anggota Brimob yang bertugas serta para pengguna jalan di Kota Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan di 11 titik yaitu dimulai dari Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Darmo, Jalan A. Yani hingga ke Jalan Tunjungan dan kembali ke J alan Pemuda, yaitu letak kantor RFB Surabaya.

“Wabah COVID-19 telah menjadi musuh bersama bagi seluruh warga dunia. Termasuk di Indonesia. Kami sebagai bagian dari elemen masyarakat di negeri ini sudah sepatutnya ambil bagian dalam melawan virus COVID-19, khususnya di kota Surabaya,” katanya.

Sumber:
https://jatim.antaranews.com/berita/366962/bisnis-perdagangan-berjangka-di-surabaya-tak-pengaruh-covid-19