Pimpinan Cabang PT Rifan Financial Berjangka (RFB) Surabaya Leonardo mengatakan selama Covid-19 masuk ke Indonesia tidak berpengaruh signifikan pada kondisi eksisting nasabah bisnis perdagangan berjangka.

“Termasuk nasabah RFB Surabaya. Para nasabah justru lebih fokus melakukan transaksi karena lebih banyak tinggal di rumah,” ungkap Leo ditemui di sela pembagian masker dan hand sanitizer, Selasa (31/3/2020).

Masalahnya, hanya pada pasar bisnis perdagangan berjangka agak gonjang-ganjing seperti Loco London.

“London di lockdown otomatis marketnya juga ke lock. Dan beritanya, naik turun sangat cepat. Di sisi lain, nasabah jauh lebih senang, mengingat range harga transaksinya menjadi lebih cepat dan dinamis,” ungkap Leo.

Dia menyebut range harga dalam kondisi normal di kisaran 10-20 poin, selama Covid-19, rangenya bisa 50 hingga 100 poin.

Beberapa produk perdagangan berjangka yang favorit, sebut Leo adalah, emas. Dan Hanseng (Hong Kong Index), range harga naiknya bisa 1.000 poin, imbas market yang sangat aktif. “Kemarin, harga saham di Amerika anjlok begitu Covid-19 merebak di sana, kemudian di Asia, Jepang, termasuk Indonesia, IHSG disuspend karena penurunannya sangat luar biasa, lebih parah dibanding saat krisis,” jelas Leo.

Untuk penambahan nasabah baru selama Covid-19, Leo mengatakan, masih dalam hitungan cukup positif dan tidak terlalu berefek.

Pada kondisi normal, tambahan nasabah baru di RFB Surabaya perbulan rata-rata 25 hingga 30.

Selama Maret ini (1-30 Maret 2020), tercatat ada 21 nasabah baru dimana 4-5 di antaranya pemain saham yang ingin memanfaatkan peluang berbisnis di industri perdagangan berjangka.

“Selama Covid-19 ini, kami tidak bisa melakukan kunjungan ke nasabah yang ada di luar kota mengingat ada beberapa kota yang melakukan pembatasan keluar masuk warga yang bukan dari daerahnya,” tandas Leo.

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *